#

Selasa, 27 Juli 2010

Pengaruh Film Porno...?


SURABAYA – Kasus pembuangan mayat bayi di toilet guru SMA Negeri 12 Surabaya di kawasan Sememi, Kecamatan Benowo, terungkap secara dramatis melalui cek kehamilan terhadap ratusan siswi.

Pelakunya ternyata, Arf, siswa baru kelas X-5. Arf (16), warga Manukan Lor, Tandes, itu ketahuan sebagai pembuang bayi setelah menjalani cek kehamilan oleh bidan di sekolah. Karena takut, Arf sempat beralasan ke kamar mandi sebelum dipanggil untuk cek kehamilan berdasarkan daftar presensi.

Arf mengaku bayinya lahir Rabu (21/7) malam di kamar mandi rumahnya. Kamis (22/7) pagi, sebelum pukul 06.00, ia membawa bayi tersebut ke sekolah dan membuang mayat bayi itu di toilet guru.

Polisi juga sudah menemukan pria yang diduga menghamili Arf. Dia berinisial Rah, warga Tanjungsari, Tandes. ’’Berpacaran dan hamil sejak masih SMP,’’ ujar Kapolsek Benowo AKP Adjid di Surabaya, Selasa (27/7).

Adjid menambahkan, karena jadi sorotan masyarakat, kasus ini sejak tadi malam dialihkan penanganannya ke Polrestabes Surabaya.

Cek kehamilan siswi SMAN 12 atas inisiatif Polsek Benowo dilakukan mulai Senin (26/7) pukul 09.30 setelah penemuan mayat bayi pukul 06.45. Semua siswi diperiksa dua bidan RS Bunda dengan menggunakan teknik palpasi yaitu dengan cara diraba bagian perutnya, dadanya, hingga dilihat alat kelaminnya.

’’Saya melihat keluarnya kolestrom pada payudaranya, meraba perutnya dan terdapat robekan pada alat kelaminnya, seperti baru melahirkan,” ujar Eny Memi, bidan RS Bunda yang diminta Polsek Benowo melakukan pemeriksaan. Selain Memi, bidan yang mengecek kehamilan adalah Katemi. sab

0 komentar:

Posting Komentar

Template by Josh Peterson. Template images by mammuth. Powered by Blogger. UP DATE BY USER DONAL